BAB
3 KONSEP DASAR TEKNOLOGI INFORMASI
Data dan informasi merupakan
bahan dasar dalam penyusunan sistem informasi sehingga pemahaman tentang data
dan informasi serta sistem informasi sangat penting.
A. Konsep Dasar Teknologi Informasi
1. Pengertian
Teknologi Informasi
Teknologi
informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, dan memanipulasi data dalam
berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi
yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis dan pemerintah.
2. Memahami
Konsep Teknologi Informasi
Istilah
teknologi informasi mulai banyak digunakan untuk menggantikan sistem informasi
manajemen. Istilah teknologi informasi (TI) lebih berorientasi ke teknologi.
Teknologi informasi (TI) adalah subsistem atau sistem bagian dari sistem
informasi. Sistem komputer merupakan teknologi informasi yang digunakan dalam
sistem informasi. Teknologi informasi dapat berupa teknologi apapun yang
menghasilkan informasi, termasuk teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi. Dengan demikian, sistem komputer merupakan subsistem atau
sistem bagian dari teknologi informasi.
3. Pengelompokan
Teknologi Informasi
Teknologi
informasi mencakup teknologi komputer dan teknologi komunikasi. Teknologi
informasi dapat dikelompokan menjadi :
a.
Teknologi masukan, yaitu teknologi yang
berhubung dengan peralatan untuk memasukan data ke dalam sistem komputer.
Misalnya mouse dan keyboard.
b.
Teknologi mesin pemeroses lebih dikenal
dengan CPU, mikroprosesor atau prosesor.
c.
Teknologi penyimpanan, dibagi menjadi dua
kelompok yaitu : 1. Memori Internal,
yaitu berfungsi sebagai pengikat sementara baik data, program maupun informasi
ketika pengolahannya dilaksanakan oleh CPU. Contoh memori internal, yaitu ROM
dan RAM, 2. Penyimpanan eksternal,
adalah segala piranti yang berfungsi untuk menyimpan data secara permanen.
Misalnya Harddisk, disket dan flashdisk.
d.
Teknologi keluaran, yaitu teknologi yang
berhubungan dengan semua piranti yang berfungsi untuk menyajikan informasi
hasil pengolahan sistem. Contohnya, monitor dan printer.
e.
Teknologi perangkat lunak atau dikenal dengan
program. Contohnya Microsoft word, adobe photoshop dan sebagainya.
4. Komponen
Sistem Teknologi Informasi
Sistem
teknologi informasi adalah sistem yang terbentuk dengan pengunaan teknologi
informasi. Pada dasarnya sistem teknologi informasi tidak hanya mencakup
hal-hal yang bersifat fisik seperti printer dan monitor, tetapi juga mencakup
hal-hal yang tidak terlihat secara fisik yaitu perangkat lunak.
Sistem
teknologi informasi dapat dibedakan dengan berbagai cara pengklasifikasian.
Menurut fungsi sistem, menurut departemen atau perusahaan bisnis(sistem
infromasi akuntansi, sistem informasi pemasaran, dan sistem informasi
produksi), menurut dukungan tahap level manajemen dalam perusahaan (sistem
pemerosesan transaksi, sistem pendukung keputusan, dan sistem informasi
eksekutif), menurut ukuran dan cara melayani permintaan (client-server).
5. Peran
Teknologi Informasi
Peran teknologi informasi
pada aktivitas manusia saat ini sangat besar. Teknologi informasi telah menjadi
fasilitator utama bagi kegiatan-kegiatan bisnis, memberikan andil besar
terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur, operasi dan manajemen
organisasi.
Secara garis besar, dapat
dikatakan bahwa teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini
teknologi informasi melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses.
Banyak perusahaan yang
berani melakukan investasi yang sangat tinggi dibidang teknologi informasi.
Alasan yang paling umum adalah adanya kebutuhan untuk mempertahankan dan
meningkatkan posisi kompetitif, mengurangi biaya, meningkatkan fleksibelitas
dan tanggapan.
Peran yang dapat diberikan
oleh teknologi informasi adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi,
seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani.
Peran teknologi informasi
dapat dijadikan sarana kerja sama antara pribadi atau kelompok yang lain tanpa
mengenal batas jarak dan waktu, Negara, ras, kelas ekonomi, ideology atau
factor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.
6. Kecenderungan
Teknologi Informasi
Alter
mengemukakan berbagai kecenderungan teknologi yaitu berkaitan dengan sistem
informasi, yaitu :
a.
Peningkat kecepatan dan kapasitas
komponen-komponen elektronik
b.
Ketersediaan informasi dalam bentuk digital
semakin banyak
c.
Portabiltas peralatan-peralatan elektronis
semakin meningkat
d.
Konektivitas meningkat
e.
Kemudahan pemakaian meningkat
f.
Ketidak mampuan mengoptimasikan logika masih
berlanjut
B. Perkembangan Teknologi Informasi
1. Pemahaman
Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan
teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan
dimulai sampai dengan berakhir. Kehidupan tersebut dikenal dengan e-life,
artinya kehidupan telah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik.
2. Penemuan
Teknologi
Setelah terjadi
revolusi industri, dengan ditemukannya mesin uap, ekonomi global berevolusi ke
arah ekonomi industry dengan ciri utamanya adalah modal sebagai factor produksi
yang paling penting.
Menjelang peralihan
abad sekarang ini manusia cenderung menduduki tempat sentral dalam proses produksi
karena tahap ekonomi ini berdasarkan pengetahuan dan berfokus pada informasi.
Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi
kunci.
3. Kemajuan
Teknologi Informasi
Kemajuan
teknologi informasi sangat pesat sehingga diterapkan cara-cara baru yang lebih
efisien untuk produksi, distribusi, dan komunikasi barang serta jasa. Proses
inilah yang membawa manusia ke dalam masyarakat atau ekonomi informasi.
Globalisasi
yang telah memicu kecenderungan pergeseran dari pendidikan tatap muka yang
konvensional ke arah yang lebih terbuka.
Bishop
G, meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat fleksibel, terbuka
dan dapat diakses oleh semua orang yang memerlukan, tanpa memandang faktor
jenis, usia, dan pengalaman pendidikan sebelumnya. Dapat disimpulkan bahwa
dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih
bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada
produktivitas kerja.
Sistem
informasi secara keseluruhan tidak hanya terdapat dalam sistem informasi
manajemen, karena tidak semua informasi dalam organisasi dapat dimasukkan
secara lengkap kedalam sebuah sistem otomatis. Aspek utama dari sistem
informasi akan selalu ada diluar sistem komputer.
4. Penggunaan
Teknologi Informasi
Manusia
adalah mahluk sosial. Disamping sandang, papan dan pangan sebagai kebutuhan
utamanya, sebagai mahluk sosial manusia membutuhkan komunikasi diantara
sesamanya agar dapat saling berhubungan. Oleh karena itu, manusia mencari dan
menciptakan sistem dan alat untuk saling berhubungan tersebut, mulai dari
melukis di dinding gua, isyarat tangan, isyarat asap, isyarat bunyi, huruf,
kata, kalimat, tulisan, surat hingga dengan telepon dan internet.
Alat
dan sistem komunikasi yang diciptakan manusia tersebut kemudian disebut
teknologi informasi atau IT (Information Technology).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar